Mata pejam
Jiwa diam
Hati diam
Perlahannya malam
Seakan mentertawakan ruh insan
Ruh malam mengekek tahannya
Jiwa malam berdekah melepaskannya
Mata malam.
Tidak berhenti melihat saya
Tak mahu pergi katanya
Masih tertawakan saya
Sengih saya
Mengadu duka
Ahmadchin
18/2/2012
No comments:
Post a Comment