Entah sampai bila akan macamnie.
Dua hati yang dipertemu ilahi.
Dua hati yang berhenti
Untuk bersendiri
Katanya
Hati itu sepatutnya milik saya
Hati itu seharusnya saya mengkalong mahkota
Hati itu sungguh sayalah rajanya
Hati itu sungguh sayalah penghidupnya
Cuma disedari
Betapa lambatnya langkah yang ingin di diambili
Sekarang hati itu sudah kata
Kau boleh pergi. Kau boleh pergi
Pergi Jauh dari sini
Aku sudah berpengganti
Aku sudah ditemani
Duhai hati.
Pengang lah sendiri
Katalah.
'Padan Muka Sendiri'
Sebab kau yang menjual kata ini
Pada hati yang satu lagi.
AhmadChin
16/12/2013
No comments:
Post a Comment